|
|---|
Wednesday, January 19, 2011
Pasar sepeda motor di Indonesia semakin semarak dan menggairahkan. Tahun lalu saja pasar sepeda motor di Indonesia melebihi tujuh juta unit. Pada 2011 diprediksi akan tembus delapan juta unit.Potensi besar ini membuat para pelaku industri sepeda motor akan menghadirkan produk-produk terbaru. Salah satu varian sepeda motor yang sedang digandrungi adalah versi sepeda motor otomatis. Penjualannya terius meningkat dan mengalahkan motor bebek konvensional.
Informasi yang didapat Dapurpacu.com, New Suzuki Skywave akan muncul akhir kuartal pertama 2011.
Skuter otomatis (skutik) bermesin 125 cc ini dikabarkan akan mendapat sentuhan penampilan yang lebih segar dan berbeda dari sebelumnya. Namun pada dapur pacunya tidak mengalami perubahan.
Labels: motor baru, rizla, satria fu, suzuki, suzuki axelo, suzuki skydrive, suzuki skywave
Tuesday, January 18, 2011
Well jika pasar sport mungkin lebih segmented begitu pula yang terjadi pada motor2 moped bermesin perkasa, mungkin saat ini pemainnya memang belum terlalu banyak tetapi melihat persaingan yang begitu ketat tentu menarik untuk kita bahas spec masing2 jagoan pabrikan walaupun secara kelas jelas2 yang biasanya dibedakan melalui displacement: mungkin sebagian beranggapan tidak layak untuk diccompare namun jika menilik harga yang beda tipis tentu dapat menjadi bahan pertimbangan dan hanya sebagai referensi,berikut spec masing2 :
DIMENSI
Panjang Keseluruhan mm 1.945
Lebar Keseluruhan mm 652
Tinggi Keseluruhan mm 941
Jarak Antara As Roda mm 1.280
Jarak Mesin ke Tanah mm 95
Berat Kendaraan kg 95
Tinggi Tempat Duduk mm 764
MESIN
Jenis 4-Tak, DOHC, Berpendingin Udara SACS, 4-katup
Jumlah Silinder 1 (satu)
Diameter Silinder mm 62
Langkah Piston mm 48,8
Kapasitas Silinder cm3 147,3
Perbandingan Kompresi 10,2 : 1
Daya Maksimum rpm 16 Ps/9.500
Torsi Maksimum Kgm/rpm 1,27/8,500
Karburator MIKUNI BS 26 – 187
Saringan Udara Jenis Kertas
Sistem Starter Elektrik dan Kaki
Sistem Pelumasan Perendaman Oli
TRANSMISI
Kopling Manual plat majemuk tipe basah
Transmisi 6 Percepatan
Arah Perpindahan Gigi 1 Ke bawah, 5 Ke atas
Rantai Penggerak DID 428 DS, 122 mata
RANGKA
Suspensi Depan Teleskopik, pegas spiral, bantalan oli
Suspensi Belakang Lengan ayun, pegas spiral, bantalan oli
Sudut Kemudi 45o (Kanan dan Kiri)
Radius Putar m 2
Rem Depan / Rem Belakang Cakram / Cakram
Ukuran Roda Depan 70/90 – 17 38S
Ukuran Roda Belakang 80/90 – 17 44S
SISTEM LISTRIK
Sistem Pengapian CDI
Busi NGK CR8E atau DENSO U24ESR-N
Accu 12 Volt 2,5 Ah 10 HR
Kapasitas :
Tangki Bahan Bakar L 4,9
Dengan penggantian saringan oli ml 1,100
Oli Mesin ml 1000
mesin telah menggunakan 5 kopling dengan model seperti motor sport,menggunakan cakaram belakang serta ukuran ban belakang yang lebih lebar tentunya power pun meningkat sekitar 12hp lebih…
Tipe Mesin : 4 Langkah, 4 Valve SOHC, Berpendingin Cairan
Diameter Langkah : 54,0 x 58,7 mm
Volume Silinder : 134,4 cc
Susunan Silinder : Cylinder Tunggal / Tegak
Perbandingan Kompresi : 10,9 : 1
Power Max : Manual Clutch: 9.21kW / 8500rpm | ATCW: 8.93kW / 8500rpm
Torsi Max : Manual Clutch: 12,14 Nm / 6000 rpm | ATCW: 11.79 / 6000rpm
Sistem Pelumasan : Basah
Oli Mesin : Total 1.150 Liter | Berkala 0.94 Liter
Radiator : -
Karburator : -
Putaran Langsam : -
Saringan udara : -
Transmisi : Manual Clutch: Return, 5 Kecepatan (1-N-2-3-4-5) | ATCW: Rotary 4 Kecepatan (N-1-2-3-4-N)
Kopling : Manual Clutch: Basah, Kopling manual, Multiplat | ATCW: Basah, Kopling sentrifugal, Multiplat
Caster / Trail : -
Rasio Gigi : -
Sistem Starter : Electric Starter dan Kick Starter
Hayo sape yg jadi Raja Satria FU Vs New Jupiter MX ???
Labels: fu, rizla, satria, satria f, satria fu, satria fu rizla, satria fu150, suzuki satria f150
PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) berharap kehadiran Suzuki Axelo bisa mendongkrak nama pabrikan berlambang "S" ini khususnya disegmen bebek kelas menengah.
Demikian diungkapkan General Manager Marketing 2W SIS Setiawan Surya, ketika ditemui di sela tes ride Suzuki Axelo di Sirkuit Kenjeran, Surabaya"Dengan prediksi pasar sepeda motor tahun ini yang mencapai 8 juta unit. kita berharap Suzuki bisa menjadi 9-10 persen pangsa pasar atau mencapai 750.000-800.000 unit," katanya.Angka ini jelas Setiawan naik dari pencapaian Suzuki pada periode Januari-November 2010 yang mencapai pangsa pasar 6,1 persen Sepanjang 2010, SIS berhasi mencatat penjualan sebesar 525.982 unit, naik 20 persen dari 438.158 unit pada tahun sebelumnya.Penjualan Suzuki terdonngkrak dari sisi bebek sport Satria FU dan Titan di segmen bebek, serta trio skutik Spin Skydrive dan Skywave. Sepanjang Januari-November 2010, Satria FU dan Titan menyumbangkan masing-masing 131.694 unit dan 86.603 unit.
Deputy General Manager Marketing 2W SIS Joko Utomo menambahkan, pada segmen Axelo memiliki kompetitor yang datang dari Honda Supra X 125, Honda Supra X 125 PGM-FI, serta Yamaha Jupiter Z"Tapi dengan inprofisasi yang cukup banyak pada sisi desain, mesin, bahkan hingga ke sasis, Axelo boleh dibilang kini sedikit dibawah Satria FU. jadi kita coba tawarkan yang berbeda dibanding kompetitor," paparnya.Karena itu ia yakin bebek 4-tak terbaru Suzuki ni bisa terjual 12.000 unit tiap bulannya. "Kalau Satria saja saat ini bsia 16.000 per bulan, saya rasa Axelo bsia mengekor sedikit dibawhanya," tegas Joko.
Labels: fu, rizla, satria, satria f, satria fu, satria fu rizla, satria fu150, suzuki satria f150
Suzuki rupanya sudah ancang-ancang untuk membombardir pasar sepeda motor nasional dengan kehadiran produk-produk baru.Sebagai langkah awal Suzuki telah menyiapkan wajah baru dari Satria FU. Ya, bebek sport andalan pabrikan yang berpusat di Jepang ini bakal ganti wajah.
General Manager Marketing 2W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Joko Utomo, mengungkapkan Suzuki Satria FU facelift akan segera menyapa publik dalam negeri."Akhir tahun ini kita punya Suzuki Satria minor change," katanya ketika ditemui ,Tetapi Joko tetap tak mau menyebutkan kapan kepastian munculnya generasi terbaru dari bebek sport 150 cc tersebut.
"Nanti saja, ketika peluncurannya pasti kita beberkan semua," ungkap dia.Berdasarkan catatan, Suzuki Satria FU terakhir kali mengalami perubahan yang cukup signifikan kala gelaran Jakarta Motorcycle Show (JMCS) dua tahun silam
Labels: fu, rizla, satria, satria f, satria fu, satria fu rizla, satria fu150, suzuki satria f150
Pepatah bilang; tak ada gading yang tak retak. Gitu juga di motor, tak selalu sempurna. Pasti ada aja problemnya, baik ringan atau berat. Contoh di Suzuki 150. Sosok dan performa emang oke, tapi ada beberapa hal dikeluhkan pemiliknya.
Tapi adakalanya, sebagian penunggangnya gak ngeh sama masalah di kuda besinya. Baru panik, setelah besutan ngadat. Makanya untuk menghindari hal itu, berikut ini dijelaskan beberapa kendala di bebek super itu berikut solusinya.
Karburator Vacum
Banyak ditemui mengeluarkan bensin alias banjir. Seperti dibilang pemilik bengkel Straight Line (SL), Harley Togubu Evans. “Banyak juga sih yang datang ke sini ngeluh soal karbu banjir,” ujar pemilik bengkel di Purigading, Bekasi ini.Indikasi lain, besutan sulit langsam. Bahkan tarikan juga mbrebet. Bisa begitu, kata Harley, karena karet vakum di karbu yang menempel pada skep itu sobek. “Pemicunya, bisa umur pakai atau materialnya yang memang tipis,” sambungnya.
Indikasi lain penyebab karet vakum koyak, diakibatkan oleh gesekan kotoran yang menempel di peranti itu. “Karena lewat celah yang sobek itu, bisa kemasukan air atau udara, sehingga campuran bahan bakar dan udara jadi kacau,” jabar mekanik bersahaja ini.Alhasil, motor satria Fu ini sulit digas sekaligus, karena terasa seperti bensin tekor atau brebet. “Untuk darurat, karet yang menempel di skep karbu bisa ditambal solasi tipis,” ujar pria berbadan tinggi ini. Tapi kalau sudah ada uang, bisa diganti baru.
Nah, soal karbu banjir, biasanya dikarenakan jarum pelampung termakan atau aus. Alhasil pelampung yang bertugas mengatur kapasitas bensin masuk dan keluar jadi tidak sesuai kebutuhan. “Kadang melebihi batas takarannya,” urai Harley.
Kaki-Kaki
Saat motor itu didorong terasa berat atau seret. “Itu karena peranti pendukung kinerja kaki-kaki sudah tak beres. Misal bearing roda atau pun rantai dan gir yang sudah tidak berfungsi normal lagi,” ungkap Harley.Misal rantai kendur atau matanya sudah aus, tergerus gigi sproket. Gitu juga di girnya, sudah tajam. Alhasil, peranti penggerak ini susah disetel. Mau tak mau kudu diganti baru. “Oh ya, kalo ganti gir satria FU usahakan sepaket dengan rantainya, ya!” saran Harley.
Kemudian bearing. Jika komponen ini sudah afkir, akan menyebabkan bunyi-bunyian di bagian roda. Efek lain, bisa memicu piringan cakram speleng. “Sebab perputaran cakram jadi gak rata. Jadi segera dibetulkan dan diganti baru, sebelum merembet ke komponen lain,” tutupnya.
Labels: fu, rizla, satria, satria f, satria fu, satria fu rizla, satria fu150, suzuki satria f150
Wardi pusing delapan keliling karena Suzuki Satria FU -150 miliknya payah hidup. Dislah beberapa kali, tetap ogah hidup. Pas dicek kondisi setelan karburator sesuai standar pabrik. Kondisi motor pun sangat terawat. Laughing
Coba inget sekali lagi. “Kejadian kayak gitu setelah motor dicuci. Main siram aja. Air masuk ke tutup dan lubang busi,” kejadian tersebut nyata terjadi pada Wardi
Air masuk ke tutup dan busi lantaran jarak sasis dan kepala silinder renggang. Air mudah masuk karena celah yang renggang dan posisi mesin vertikal (gbr. 1). Air bisa masuk langsung ke silinder head. “Ini beda sama Suzuki Raider 125. Rapat sama batang (sasis, red) tengah,”.
Tambahan lagi desain lubang busi di kepala silinder ada got. Plus celah antara kepala busi sama lubang. Air merembes dari situ. Air ngendap. Api busi enggak bisa besar waktu dislah. Makanya susah nyala.
Labels: fu, rizla, satria, satria f, satria fu, satria fu rizla, satria fu150, suzuki satria f150
Perbedaan tenaga antara satria f 150 sama v-ixion? Kencang mana?
0 comments Posted by reank at 2:17 AMKlo bodi kedua2nya terbilang Keren, untuk bonceng cewek..tentu sdh OK lah….hehe, tinggal selera aja mau yg batangan ato yg bebek. Klo masalah larinya, satria fu masih unggul mungkin karena faktor bobot.masalah tenaga, emang bener sih tenaga fu sebesar 16 hp tp itu yg versi cbu(built up thailand)
sedangkan yg versi ckd 16 hp itu cuma klaim pabrikan, soalnya temen gw pernah ngetes pake dynotest, tenaga fu cuma 11,21 hp, mungkin ngejar garansi. Sedang vixion klaim pabrikan 14,81 hp. Dan waktu dites tenaganya hanya 13,15 hp diatas dynotest. Jadi klo sama2 standard kecepatan maksimal fu 126km/h-135km/h sedangkan vixi 125km/h-130km/h. Satria Fu masih tetap unggul karena pengaruh bobot dan tekanan angin.
Satu lagi keberadaan radiator gk ngaruh ama tenaga, karena dia hanya berfungsi sebagai pendingin mesin.
Labels: fu, rizla, satria, satria f, satria fu, satria fu rizla, satria fu150, suzuki satria f150
Monday, January 17, 2011

Buat para Satria FU mania jangan pusing-pusing jika anda ingin mendongkrak performa motor anda. Saat ini telah banyak part racing dijual di toko-toko dengan harga murah. Motor yang memiliki isi silinder 147,3cc ini mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga 16PS @9.500RPM. Karburator bawaan untuk fu ini yaitu mikuni BS 26-187. Karbu yang lumayan besar untuk menghasilkan tenaga yang maksimal. Bagi para fu mania dengan kantong pas-pasan, saat ini dengan modal hanya 2jt maka motor anda sudah bisa bertambah tenaganya cukup signifikan bahkan mungkin bisa memuaskan apabila settingannya pas. Part racing yang biasa digunakan untuk korek harian fu antara lain mengganti CDI dari CDI standar yang limiter menjadi unlimit, tak lupa juga mengganti koil dan busi iridium, mengganti karburator serta menyetel main jet dan pilot jetnya. Ada beberapa saran part yang bisa anda gunakan untuk korek harian satria fu 150 antara lain:
1. CDI BRT Hyperband
2. Koil Blue Thunder
3. Busi denso iridium IU27
4. Karburator keihin PE28 Pilot Jet 17,5 Main Jet standar
5. Knalpot R9 tipe New Mugello
Labels: fu, rizla, satria, satria f, satria fu, satria fu rizla, satria fu150, suzuki satria f150
Pertama yang namanya motor drag yang pasti sudah ngga boleh untuk motor harian. Yang pasti saja, kalo motor raider seperti satria fu ini, kalo loe mau garap mendingan untuk full setting adalah bagian pengapian dan prosneleng gigi, bisa juga pada bagian seher dan noken as sudah cukup untuk motor kenceng. Seher bisa operses 150 noken as bubut lagi, kemudian pada bagian kampas kopling juga bisa ditambahin beberapa mili untuk kenakalan (galaknya) main gigi. Loe bisa juga ganti pengapian dengan menggukan CDI yang menurut elo sekarang ini buat andalan motor kenceng, misal CDI mio, yah yang kira-kira pengapian besar adalah motor-motor sekelas matic. Untuk main kopling jangan sampai kopling lepas angus alias selip.

Labels: fu, rizla, satria, satria f, satria fu, satria fu rizla, satria fu150, suzuki satria f150
Saya sendiri juga pengguna motor jenis ini (Satria F150). Di sini akan saya coba share beberapa tips dalam mengatasi masalah yang sering timbul pada Satria FU 150. Jika Anda baru saja membeli Satria F150, atau mungkin berencana untuk membelinya, jangan kaget jika ada beberapa masalah "klasik" yang timbul. Kenapa saya bilang klasik? Karena dari pertama kali motor ini keluar, dari yang CBU sampai yang lokal, masalahnya cenderung sama. Biasanya masalah standar pada Satria F150 diantaranya knalpot nembak, berat pada putaran bawah, sering mati mendadak, mesin mati jika baru start langsung di gas, bunyi tik-tik-tik mirip mesin jahit, temperatur mesin ekstra panas, lampu depan kurang terang, dan masalah keamanan (posisi coil rawan hilang).
* Knalpot nembak, berat pada putaran bawah, sering mati mendadak, mesin mati jika baru start langsung di gas. Atasi dengan mengganti pilot jet dengan ukuran yang lebih besar. Pilot jet standar bawaan Satria F150 adalah 12,5, terlalu kecil untuk ukuran mesin 150 CC. PJ kekecilan mengakibatkan mesin kurang mendapatkan pasokan bensin yang cukup sehingga putaran mesin mbrebet (tersendat) dan kadang nembak pada knalpot, dalam kondisi dingin (baru start), mesin akan mati jika di gas mendadak. Bensin juga berfungsi sebagai pendingin mesin, jika pasokan kurang suhu mesin menjadi sangat tinggi, buntut2nya mengakibatkan mesin suka mati2 sendiri karena overheat. Dari pengalaman saya, semua masalah di atas teratasi dengan mengganti pilot jet dengan ukuran 17,5. Tambah boros bensin? Ya resiko lah, sudah hukum alam, kalau mau irit lebih gampang lagi, taruh aja di garasi, dijamin irit bensin. Tapi nggak parah-parah amat kok tambah borosnya, dari standar sekitar 33 km/liter jadi 31-32 km/liter. Masih wajar lah, namanya juga motor hoby, ya jangan dibandingkan sama kelas ekonomis, kalau mau yang ekonomis mending beli supra fit aja, dijamin fiiiiiit terus dah.
* Bunyi tik-tik-tik mirip mesin jahit. Atasi dengan mengencangkan setelan rantai keteng. Rantai keteng pada motor jenis ini sangat panjang, tahu sendiri kan DOHC (Double Over Head Camshaft), ya resikonya setelan gampang berubah karena panjangnya rantai. Tapi untuk yang satu ini, sepertinya udah ciri khas Satria FU 150. Saya sendiri juga belum bisa menghilangkannya 100 %, paling cuma bisa mengurangi saja. Selain mengencangkan rantai keteng, oli mesin juga harus yang bagus, yang full syntetic lah, masalah merk sih terserah Anda mau pakai yang mana. Kalau saya sendiri sekarang pakai Repsol SAE 15W-40, cukup bagus kok buat harian. Pernah saya pakai oli merk Total Racing yang harganya lebih mahal dan jualnya nggak di sembarang tempst, setelah saya banding-bandingin nggak jauh beda kok, makanya mending pakai yang murah dan gampang nyarinya. Kalau dirasa masih kurang halus, pakai yang
viscositas/kekentalannya lebih tinggi, SAE 20W-50 misalnya, kekentalan yang lebih tinggi bisa meredam suara mesin, tapi ya jangan terlalu tinggi, ikut aturan standarnya aja SAE 10W-40 s.d. SAE 20w-50. Terus jangan telat ganti olinya, 2500 km atau 3 bulan, lebih sering lebih bagus buat mesin (tapi nggak bagus buat dompet). Kalau saya sendiri sih ganti oli setiap 2 bulan, soalnya kalau pakai itungan km bisa setahun sekali baru ganti oli, lha wong motor cuma buat kerja jarak 2 km, kalau nunggu 2500 km ......
* Temperatur mesin Satria FU ekstra panas.
Untuk yang ini wajar aja kok buat mesin kompresi 10,2:1 (CKD) atau 11:1 (CBU). Saran saya, gunakan oli yang agak encer untuk memperingan kerja mesin. Dan jangan memanaskan mesin terlalu lama. 2 menit cukup. Masalahnya ini motor kan nggak ada kipas pendingin, harus jalan baru kena angin, kalau terlalu lama justru nggak bagus. Coba aja kalau nggak percaya, dijamin dalam 1 bulan knalpot bakalan berubah warna jadi mirip batu bata. Satu lagi, jangan pernah melepas alumunium voil yang menempel pada body viber dekat knalpot. Saya punya pengalaman buruk soal ini. Gara-gara nih alumunium voil lepas waktu nyuci motor, pas saya pakai buat jalan Tangerang-Cibitung sampai rumah body vibernya jadi peot meleleh karena kepanasan dan tahu nggak harganya kalau mau ganti? 140 ribu bro, itu yang CKD, kalau yang CBU bisa lebih mahal lagi. Untuk masalah panasnya mesin, bisa juga dikurangi dangan cara menambahkan kipas pendingin pada oil coolernya, nggak mahal kok, beli aja kipas yang biasa dipake buat PC yang bisa dicari di toko komputer harga 15ribu, kalau yang biasa (tanpa lampu led) cuma 6ribu kok! Untuk dudukannya dipakai grill fan ukuran 8 cm (beli di toko elektronik, harga 4.250), terus cuma diikat pake tali kabel. Jadi gak perlu pake dilas atau dibor.
* Lampu depan kurang terang Bisa diatasi dengan mengganti pakai lampu halogen, tapi yang ini saya tidak menyarankan mengingat resikonya bisa fatal (reflektor meleleh karena kepanasan). Saran saya cukup merubah posisi plat nomor polisi yang agak menutupi sorotan lampu. Yang ini harus ke tukang las. Kalau sayang sama yang aslinya, bikin aja pakai besi-besi bekas, murah kok, nggak sampai 50rb.
* Posisi coil pengapian rawan hilang. Pernah suatu kali teman sekerja saya motornya (Satria FU 150) tidak bisa dinyalakan, sudah gantian nge slah tetep nggak mau nyala juga, bahkan sampai didorong tetep nggak nyala, padahal kan motor baru saya pikir, masa segitu parahnya. Ternyata setelah dicek pengapiannya, busi tidak keluar api sama sekali, usut punya usut eh.....ternyata coil pengapiannya nggak ada, raib digondol maling. Ya mau nggak mau harus beli ke BERES dah, "cuma Rp480.000,-" wakakakak. Setelah saya analisa, ternyata memang posisi coil pengapiannya gampang diambil, bahkan sama maling yang belum profesional sekalipun. Untuk mengatasinya bisa dengan menambahkan sekat menggunakan plat (saya pakai bekas plat nomor polisi) dan diikatkan ke rangka menggunakan kawat (yang agak kuat tentunya). Murah kok, plat pakai bekas, kawat bisa minta aja sama tetangga kalau mau lebih irit lagi.
Labels: fu, rizla, satria, satria f, satria fu, satria fu rizla, satria fu150, suzuki satria f150
suzuki satria fu 150 adl motor sport moped keluaran suzuki.motor ini bisa dibilang motor paling laku di Indonesia saat ini.skarang ane pngen share latar belakangnya diciptakan sang Hyper Underbone ini. Suzuki RC100 adalah generasi kedua Suzuki RC yang beredar di Indonesia.Dan merupakan basis awalnya terbentuknya satria fu. Seiring dengan regenerasi yang dilakukan oleh Yamaha dengan mengeluarkan seri V100E (Yamaha Alfa), Suzuki pun merilis type RC100. Sesuai namanya, kapasitas motor dua tak ini adalah 100cc (atau 99cc tepatnya) dengan menggunakan basis mesin yang sama dengan RC80. Motor jenis RC100 ini mengawali era “perang dingin” antara Suzuki bebek dan Yamaha bebek di Sirkuit Balap Ancol.
Pada tahun 1988, Suzuki memproduksi RC100 Sprinter yang merupakan bebek bertipe ayam jago pertama di Indonesia. Perbaikan suspensi depan ni sangat mendongkrak karir Suzuki RC di dunia balap.Pada era itu Suzuki RC100 (Sprinter) mampu bersaing melawan Yamaha Alfa (berkapasitas 102cc), dan boleh dibilang hasil akhirnya adalah imbang.
Namun demikian, pada era pasar senggol (selepas Sirkuit Ancol ditutup pada tahun 1992) kedua motor tersebut jarang sekali bertemu di arena balap di Jakarta (mungkin hanya pada acara Road Race yang diselenggarakan oleh Santana). Hal tersebut diakibatkan karena tiap pabrikan sibuk dengan OMR (One Make Race) masing-masing dan Suzuki sudah memiliki jenis type RC110 (Crystal) semenjak 1990.
munculnya sang legenda
Satria r 120 inie muncul dIndo sekitar 2002(ane ga psti gan..) prtama nie motor berbasis bebek, tapi kekuatan motor sport.Tarikan dan suspensinya bagus.Biarpun berbasis bebek, satria memiliki bebrapa fitur motor sport, seperti: persneling sport, kopling manual dll.Jadi satria r inie tak menjadi sejarah berawalnya satria f.Karena secara basis aand bodi semuanya beda. Ane cma pngen ngsh tau aj mcm2 satria seperti satria hiu
Kembali kemasa F
Satria f 150 pertama muncul pada awal 2005(kira-kira gan..)Satria ini kembali menghidupkan nenek moyangnya yaitu sprinter rc100.Modelnya sma dengan sprinter, dibekali dengan mesin sport, 150cc menjadikan Satria f 150 sebagai bebek sport terkini. Satria f 150 ini bisa disebut sebagai satria fu juga menyangkut "u" sang underbone.
Satria f 150 ini muncul sebagai 'bebek sakti" di antara bebek-bebek lainnya.
Lahirnya New Prototype=Hyper Underbone
Setelah diluncurkan Suzuki gsx-r600 pada pertengahan 2008, suzuki mengeluarkan satria f baru.Satria f 150 baru ini, memiliki spesifikasi yg sama dengan satria tahun 2005.Orang-orang sering mengatakan bahwa satria fu 150 ini adl motor yang hebat dan fenomenal.Satria fu 150 ini tetap mencerminkan nenek moyang F yaitu sprinter rc100. Satu lagi fakta tentang new satria fu 150, ini adlah versi kecilnya sang GSX.mau tau buktinya?cekidot:
Hyper underbone Vs kompetitor
ternyata tidak sedikit perusahaan motor lainnya yang inigin menjatuhkan si Hyper underbone ini. Cekidot:
kalo ini kompetitor dari Honda.Sonic 125 ini tidak dipasarkan bebas di Indonesia.Tapi kalau disaingi sama Fu secara CC ud ktinggalan, 125-150.
Di Indo, Kawasaki athelete.Athelete 125 ini berniat menyaingi Fu tapi keliatannya gagal.Yang ini cocoknya bersaing di kelas bebek moped.
Sekian sudah
Labels: fu, rizla, satria, satria f, satria fu, satria fu rizla, satria fu150, suzuki satria f150



