tattoos
Showing posts with label perawatan mobil. Show all posts
Showing posts with label perawatan mobil. Show all posts

Wednesday, February 9, 2011

Mobil listrik masih termasuk barang baru bagi kebanyakan konsumen mobil di seluruh dunia. Hal yang sama juga dirasakan dealer yang akan menjualnya, bengkel-bengkel perawatan, dan tentu saja teknisi.



Pasalnya, mobil listrik tidak punya tangki bahan bakar. Sumber penggeraknya tidak ada oli, pompa bensin atau solar, oli dan saringan, saringan udara, serta transmisi yang rumit. Semua itu akan mengubah kebiasaan pemeriksaan dan perawatan mobil yang akan diberikan oleh bengkel atau pemiliknya. Diperkirakan, perawatan mobil listrik akan lebih mudah dan biaya juga lebih murah. Apa benar?Kondisi tersebut terjadi saat ini di Amerika Serikat, terutama di lingkungan dealer Nissan yang sudah siap menjual mobil listriknya, Leaf. Menurut Green Car Report, mobil listrik adalah “gadget” teknologi tinggi.
Dealer juga diminta menyediakan tempat pengisian baterai untuk umum, termasuk tempat parkirnya. Hal yang sama dilakukan di dalam bengkel (memerlukan stall khusus). Tuntutan lain, teknisi harus dilatih menangani baterai, listrik tegangan tinggi, dan cara memperbaiki sistem kelistrikan.
Bahkan, karena bobot baterai mencapai 275 kg, dibutuhkan forklift untuk menurun-naikkannya dari mobil bila ingin diganti. Di samping itu, diperlukan sarung tangan khusus tegangan tinggi dan pakaian untuk menangani bagian tertentu pada mobil.
Mark Perry, Direktur Perencanaan dan Stratergi Produk Nissan di Amerika Serikat, mengatakan, kebutuhan khusus membuat dealer harus mengeluarkan dana baru antara 25.000 dollar AS dan 75.000 dollar AS (Rp 225 juta-Rp 675 juta). Dijelaskan, 97 dealer Nissan di AS bersedia menjual Leaf karena menilai biaya tersebut masuk akal.


Monday, January 31, 2011


Karena banyaknya anggapan yang salah terhadap perawatan mobil matic dan bikin trauma or ragu-ragu buat yang baru mau mencoba/merasakan ataupun yang ingin membeli mobil matic ditambah seringnya terjadi kecelakaan mobil terjun bebas dari parkiran yang secara kebetulan bertransmisi matic.


Mobil matic juga punya segudang keuntungan lain yang tidak dimiliki oleh mobil manual :
1. Praktis dan tidak capek buat ngatasin jalan krodit and super macet kayak Jakarta atau kota-2 besar yg padat la-linnya.

2. Jika handbreak problem, tidak perlu khawatir saat menghadapi tanjakan securam apapun karena saat tuas di posisi D, mobil tidak akan melorot turun, cukup satu kaki saja di pedal rem.

3. Bisa diaplikasi dengan stater remote. Saat minum kopi or sarapan pagi, mobil bisa sambil dipanasin, tanpa perlu khawatir nabrak tembok or garasi.

4. Sedikit lebih aman dari pencurian, karena transmisi matic dapat bergerak jika sudah berintegrasi dengan stater dan electronic unit yang lain, jadi cukup makan waktu buat sipencuri, biasanya pencuri rada males karena smua pencuri punya standart waktu tercepat buat mengambil jarahannya.

5. Aman dari anak-anak, karena tuas pada posisi P mobil tidak akan bergerak sama sekali, walaupun handbreak tidak aktif. Tuas cukup kuat dari sekedar jangkauan tangan seorang anak, jika kebetulan anak-2 sedang bermain saat mobil dalam keadaan hidup.

6. Jika pemakaian secara wajar mobil matic justru lebih murah dan efisien karena plat koplingnya dapat bertahan cukup lama bisa 5 – 10 tahun, oli transmisinyapun untuk penggantian bisa mencapai 20.000 – 40.000 km dan harga perliternya antara Rp.65.000 – 150.000 rb/liter cukup 5-7lt. Harga oli dan jumlah lt yang dibutuhkan tergantung dari tipe mesin/maticnya.7. Mudah dioperasikan, semudah main bom-bom car, meminimalis konsentrasi.

7. Semua negara-2 maju prosentasi pemakaian mobil matic jauh lebih banyak dibanding manual.
Atas dasar pertimbangan ini, mengapa harus ragu or trauma dengan yang namanya Matic????


Temukan Lebih banyak lagi Informasi seputar

Friday, January 14, 2011


SIAPA bilang mobil tua menjadi barang tak berguna? Di tangan para kolektor, mobil-mobil tua bisa menjadi mobil antik yang bernilai tinggi.Ada sejarah di setiap mobil-mobil antik yak tak lagi dirpoduksi itu. Hal itulah yang membuat para kolektornya enggan menjualnya atau berniat jual harus dengan harga yang tidak sedikit.Nah, tertarik mengoleksi mobil antik? Bersiaplah merogoh kocek dalam-dalam. Dibutuhkan pengorbanan materi yang serius dalam menyelami hobi ini. Selain modal untuk membeli mobil yang tidak sedikit, biaya restorasinya pun bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Selain asyik sebagai bahan koleksi, nilai investasi mobil antik selalu melonjak. Bila pandai merestorasinya, nilai investasi mobil antik bisa melebihi harga mobil baru.Kendati barang tua, jangan menganggap remeh nilai investasi mobil antik. Mobil antik, akan memiliki nilai investasi selangit bila memiliki originalitas yang tinggi pula.




Umumnya, mobil antik dalam wujud besi tua bisa ditemukan di pelosok daerah. Ingatlah, ketika membeli, cek originalitas mobil, terutama tahun pembuatannya. Mobil antik, semakin tua semakin bernilai. Lalu, pandai-pandailah menawar, mengingat biaya perawatan mobil antik tidak murah. Membeli mobil antik yang sudah direstorasi biasanya sangat mahal. Sebab, merestorasi mobil antik membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Dibutuhkan waktu setidaknya dua tahun untuk merestorasi mobil antik hingga menyerupai aslinya. Tak hanya itu, harga spare part asli mobil antik juga lumayan mahal.Mesin dan interior, merupakan dua hal yang umumnya menyedot biaya restorasi terbesar. Untuk perbaikan mesin, dana yang mesti dikeluarkan bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Berbagai kreativitas dilanekan para kolektor mobil untuk mempercantik mobilnya. Ada yang mengoleksi mobilnya dengan warna beraneka ragam sesuai kepribadiannya.

  Sumber

 

blogger templates | Blogger