tattoos
Showing posts with label alat musik. Show all posts
Showing posts with label alat musik. Show all posts

Wednesday, February 9, 2011





Seiring perkembangan zaman dan kemajuan tekhnologi sekarang ini, seni dan budaya yang ada di masyarakat adat Dayak Meratus, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel), disinyalir diambang kepunahan.
Contohnya seperti kesenian Bahilai, Kesenian Bahilai, adalah tarian khas adat Dayak yang digelar saat mengiringi prosesi menamam padi atau pada masyarakat setempat dikenal dengan istilah Manugal. Bahilai biasanya dibawakan oleh kaum laki-laki Dayak bersama-sama dengan kaum wanita yang bekerja diladang dan huma mereka.

Pada praktiknya, kesenian Bahilai menggunakan media bambu panjang yang pada pangkalnya diruncingkan sedang pada bagian ujungnya dibentuk seperti alat musik Angklung.“Bambu panjang itu berfungsi sebagai tongkat untuk melubangi tanah tempat memasukkan bibit padi. Setiap kali digerakkan, bambu akan mengeluarkan suara dan nada khasNamun kini, di kalangan masyarakat adat Dayak Meratus di HST, kesenian itu nyaris tak lagi dikenal dan tak pernah dipertunjukkan.

Kondisi itu Selain di kalangan masyarakat adat Dayak Meratus, kesenian Bahilai juga dikenal oleh masyarakat adat Dayak Loksado di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).Bedanya, pada masyarakat Dayak Loksado kesenian itu tetap terjaga dan masih dimainkan. Bahkan pemerintah daerah setempat pada beberapa kesempatan sering mempertontonkan kesenian itu kepada khalayak.
Seiring dengan itu, tak ada lagi upaya pelestarian dan pengembangan seni budaya adat Dayak Meratus, sehingga diambang kepunahan

Sunday, February 6, 2011



Suara alat musik orgel cukup akrab di telinga umat kristiani. Orgel disebut organ pipa karena memang peralatannya terbuat dari pipa berbagai ukuran. Beberapa gereja di dunia masih menyimpan orgel asli. Ukurannya, jangan heran, bisa mencapai 10 meter. Jika dibunyikan suaranya menggema dan memantul dari sudut-sudut gereja. Tetapi, tidak semua orang ternyata mampu memainkan orgel. Sebab, orgel yang terkadang disebut raja alat musik, dapat mengeluarkan berbagai warna nada yang hampir tak terbatas jumlahnya.

Kalangan pecinta seni menyebut orgel sebagai salah satu alat musik tertua dan terumit di muka bumi. Karena itu, membuat orgel tidak bisa sembarangan. Si perajin orgel harus memperhatikan beberapa hal penting, seperti ukuran dan lubang pipa agar dapat mengeluarkan nada yang pas. John Brombaugh, salah seorang perajin asal Eugene, Oregon, Amerika Serikat, yang masih rajin membuat orgel. Brombaugh sering mendapat order karena ia diakui mampu menjaga kualitas suara otentik orgel tetap hidup.





Merakit orgel memang cukup rumit. Satu unit orgel bisa terdiri dari 10 ribu bagian. Membuat alat musik itu juga perlu kejelian dan ketelitian tinggi plus cita rasa seni. Jika si perajin mampu merakit dengan sempurna maka nada suara yang dihasilkan sangat memuaskan. Sebagian orang menilai bunyi orgel asli seolah semerdu suara malaikat. Dan, beribadah pun terasa makin khidmat.



Tuesday, February 1, 2011




Bedug pertama kali dibawa ke Indonesia sekitar abad 15 oleh Laksamana Cheng Ho (pinyin: Zheng He,). Menurut catatan, Cheng Ho melakukan lawatan ke Bumi Nusantara sebanyak 6 kali dari total 7 kali perjalanan muhibah Cheng Ho yang legendaris di rentang tahun 1405 – 1433.

Dari keseluruhan 6 kali ke Bumi Nusantara, kesemuanya mampir di Jawa, dan menurut banyak catatan serta penuturan dari mulut ke mulut, tempat favorit Cheng Ho adalah Jawa. Bahkan menurut hikayat, salah satu jurumudi yang dijuluki Kyai Juru Mudi yang bernama asli Wang Jinghong yang kemudian dilafalkan menjadi Dampo Awang karena pengaruh bahasa setempat – meninggal dunia di Semarang karena sakit dalam salah satu perjalanan muhibah itu.Sudah ribuan tahun di China alat tabuh satu ini dekat dengan keseharian masyarakatnya. Dari kuil-kuil, biara, istana-istana para dinasti, militer, ritual keagamaan, budaya dan masih banyak lagi.

Alat musik tabuh ini bisa juga disebut dengan drum, walaupun dalam bayangan kita drum adalah alat musik barat yang modern. Red-drum salah satu yang paling banyak disebut dalam sejarah China. Di China, red-drum selalu menjadi simbol kekuatan penguasa dan nasib tentara. Drum dibawa keluar setiap kali ada upacara atau festival. Pernikahan dan pemakaman dan semua acara-acara seremonial banyak yang ditandai dengan memukul drum.

Kapan nama bedug mulai digunakan, tidak ada yang tahu. Dan kayaknya hanya di Indonesia-lah nama bedug digunakan ,asal jangan kemudian diaku-aku juga bedug milik Malaysia. Bedug nanti bisa menjadi seperti batik, wayang, reog dsb, yang memang asli Indonesia, tapi karena di Indonesia sendiri kita semua bersikap take it for granted, jadilah tetangga sebelah yang mengaku-aku, mengklaim itu semua milik mereka tanpa kita berbuat apa-apa. Di masa Orde Baru, bedug sempat dikeluarkan dari surau dan mesjid karena dinilai mengandung “unsur non Islam” dan digantikan dengan speakerisasi besar-besaran di seluruh penjuru Indonesia sampai sekarang. Belakangan ketika Orde Baru jatuh, bedug mulai banyak dilirik kembali dan pamornya pelahan kembali, walaupun tidak seperti dulu lagi.

Friday, January 28, 2011

Ada beberapa persyaratan dalam bermain Saxophone al :
Teknik Pernafasan, Tone (Ambusheer) & Fingering
PERNAFASAN : menggunakan nafas perut dan dada, artinya nafas perut ada cara mengambil nafas yang benar mengingat perut mampu menampung 12 liter udara, sedangkan dada hanya menampung 5 liter udara.
Cara berlatih nafas perut al sbb. :
Tarik nafas dengan mulut lalu disimpan dalam perut, sehingga perut cenderung membesar sampai dirasakan udara ada di perut sampai pinggang, lalu keluarkan dengan mendesis secara perlahan (efisien) dan lakukan secara berulang (apabila dada yang mengembang maka disebut nafas dada, tapi bila dada tidak bergerak dan perut membesar artinya pernafasan perut telah dilakukan dengan benar).


Tarik nafas dengan mulut lalu disimpan dalam perut, sehingga perut membesar lalu dikeluarkan sedikit2 dengan mendesis (seakan perut memompa udara keluar sebagian2).
Pernafasan yang disarankan menggunakan perut agar kita mampu meniup saxophone lebih kuat dan panjang, sedangkan nafas dada boleh digunakan untuk emergency (saat kita harus mengambilkan nafas dengan cepat)
Bagi yang hanya ingin belajar memainkan lagu dengan alat musik saxophone tentunya harus menguasai urutan lagu tersebut (bait1, bait2, reff, bait3 atau chorus) dan mengetahui not lagu tersebut, minimal mampu merasakan nada2 dari lagu tersebut (by feeling/by heart).

Tuesday, January 18, 2011

OrkesTanjidor sudah tumbuh sejak abad ke 19, berkembang di daerah pinggiran. Menurut beberapa keterangan, orkes itu berasal dari orkes yang semula dibina dalam lingkungan tuan-tuan tanah, seperti tuan tanah Citeureup, dekat Cibinong.

Pada umumnya alat musik pada orkes Tanjidor terdiri dari alat musik tiup seperti piston (cornet a piston), trombon, tenor, klarinet, bas, dilengkapi dengan alat musik pukul membran yang biasa disebut tambur atau genderang. Dengan peralatan tersebut cukup untuk mengiringi pawai atau mengarak pengantin.Untuk pergelaran terutama yang ditempat dan tidak bergerak alat-alatnya sering kali ditambah dengan alat gesek seperti tehyan, dan beberapa membranfon seperti rebana, bedug dan gendang, ditambah pula dengan beberapa alat perkusi seperti kecrek, kempul dan gong.




Sebagai kesenian rakyat, pendukung orkes Tanjidor terutama para petani di daerah pinggiran. Pada umumnya seniman Tanjidor tidak dapat rnengandalkan nafkahnya dari hasil yang diperoleh dari bidang seninya. Kebanyakan dari mereka hidup dari bercocok tanam, atau berdagang kecil-kecilan.
Oleh masyarakat pendukungnya Tanjidor biasa digunakan untuk memeriahkan hajatan seperti pernikahan, khitanan dan sebagainya, atau pesta-pesta umum seperti untuk merayakan ulang tahun Proklamasi Kemerdekaan. Sampai tahun lima puluhan rombongan-rombongan Tanjidor biasa mengadakan pertunjukan keliling, istilahnya "Ngamen". Pertunjukan keliling demikian itu terutama dilakukan pada waktu pesta Tahun Baru, baik Masehi maupun Imlek.Perlu dikemukakan, bahwa sesuai dengan perkembangan jaman dan selera masyarakat pendukungnya, Tanjidor dengan biasa pula membawakan lagu-lagu dangdut. Ada pula yang secara khusus membawakan lagu-lagu Sunda Pop yang dikenal dengan sebutan "Winingan tanji".

 

blogger templates | Blogger