tattoos
Showing posts with label Sewa Sound System. Show all posts
Showing posts with label Sewa Sound System. Show all posts

Monday, January 24, 2011

Dalam urutan belajar bernasyid terutama dalam hal performance salah satu hal yang juga tidak bisa diabaikan oleh para munsyid adalah bagaimana menguasai perangkat sound yang tersedia. Seringkali hal ini diabaikan oleh para munsyid karena terlalu mengandalkan jasa teknisi sewa sound system sehingga ketika mereka menampilkan hasil karya nasyidnya jadi terdengar kurang maksimal.




Berikut beberapa kiat dan cara agar tim nasyid bisa tampil PeDe dengan penguasaan sound yang baik berdasarkan pengalaman SNADA:
1. KENALI JENIS SOUND SYSTEM.
Ada banyak jenis sound pendukung performance bagi tim nasyid: Rolland, Metz, Yamaha sound, dan masih banyak jenis sound pendukung lainnya. Kita tidak perlu repot-repot kalau memang kita memiliki sound engineer sendiri karena dialah yang akan bertanggung jawab untuk mengatur frekuensi suara masing-masing personal munsyid ketika tampil sehingga bisa memunculkan suara yang maksimal.
~ High
~ Middle
~ Low
Tambahan lainnya yang juga penting adalah Gain: untuk membesarkan/melebarkan suara dari masing-masing channel suara yang ada di sound system.
2. URUTLAH CHECK SOUND
Dalam melakukan check sound maka semua suara secara umum dilakukan stemming (penyetelan suara), yang biasanya dimulai dari suara Bass. Kemudian dilanjutkan dengan Lead Vocal (baik lead 1, 2 atau 3 tergantung jumlah lead) dan terakhir pengiring
3. PERLENGKAPAN LAIN YANG HARUS DIPERHATIKAN
Dua urutan diatas termasuk hal standar yang harus mendapatkan perhatian yang baik agar bisa tampil secara maksimal. Lakukan check sound di monitor speaker lebih dulu agar suara yang dihasilkan bisa langsung didengar dengan baik, karena monitor berperan sangat besar untuk menentukan baik atau tidak suara yang dihasilkan. angan lupa melihat kapasitas dari power, mixer, speaker dan monitor speaker.
Selamat bernasyid


Friday, January 14, 2011


Tujuan event ini untuk apa? Iya, sih. Kebanyakan memang untuk mendatangkan pemasukan untuk si penyelenggara (nggak tau kalo event amal, lho ya).Tapi masa mau nulis itu di proposal? Apalagi kalo mau minta bantuan sponsor.Bikin tujuan yang sifatnya positif bagi masyarakat, misalnya, "Untuk memajukan kreativitas musisi kota A", atau "Untuk memuaskan dahaga masyarakat kota A akan hiburan", atau lainnya.




Pastikan sudah ada deal dengan artis bersanganetan (dan ini perlu modal awal), juga dengan venue. Sponsor enggan untuk men-support event yang konsep dan artisnya masih tentatif. Inilah pentingnya penentuan artis yang tepat, sehingga bisa meyakinkan sponsor, bahwa event ini memang layak dan menguntungkan buat brand exposure si sponsor tersebut. Artis yang dimaksud nggak harus kelas nasional. Bisa juga artis lokal yang punya basis massa yang baik. Asal bukan artis yang over exposed atau udah keseringan tampil.

Proposal ke sponsor harus mencanep:
1. Latar belakang & tujuan

2. Detail acara (nama event, tanggal, tempat, artis, rundown)

3. Biasanya budget terdiri dari fee & akomodasi artis, sewa alat musik, ijin keamanan, pawang hujan, pawang ular (ups!), fee design (penting!), dan biaya produksi material publikasi tetap harus dicantumin (spanduk, baliho, cetak tiket, iklan radio, majalah, dll), walau toh nantinya publikasi ditanggung sponsor. Terakhir, cantumin management fee. Cantumkan juga berapa yang diminta dari sponsor. Jarang ada sponsor yang mau nanggung 100% biaya, kecuali kalo inisiatif event dari mereka sendiri.

4. Susunan kepanitiaan (nggak terlalu penting bagi sponsor. Nggak dicantumin juga nggak papa, kayaknya). Banyak EO yang berbobot yang hanya terdiri dari 1 atau 2 orang saja.Pilih sponsor yang segmen market-nya sesuai dengan konsep event kita. Jangan ngajukan proposal ke Hemaviton kalo mau ngadain konser indie.
Intinya:

Sponsor harus bisa mendongkrak image event kita.
Event kita harus bisa mendongkrak image sponsor.
Semoga berhasil…

Tuesday, January 11, 2011


Tulisan ini memaparkan tentang cara baru dalam merancang sebuah gitar akustik, menggunakan sebuah lingkungan virtual. Desain suara yang inovatif dapat dihasilkan dari hubungan antara user dengan instrumennya.. Tulisan ini akan membahas dua pekerjaan, yang disebut reAkustik eGuitar, sebuah konsep instrumen musik yang difabrikasi secara digital untuk merancang suara akustik, dan sebuah Resonator Fisik untuk sebuah gitar virtual, sebuah visi dimana gitar tersebut mampu menghasilkan nada unik dari sebuah instrument yang terbuat dari kayu.




Perancangan sebuah gitar custom dipengaruhi konteks kulturalnya. Selama ribuan tahun sebelum gitar diciptakan: dimulai dengan instrument kuno yang terbuat dari chamber (kotak penghasil suara) alami (cangkang kura-kura), sampai pada chamber kayu buatan tangan hingga gitar yang dikuatkan secara elektrik. Di abad 20 terjadi perkembangan besar pada gitar yang mulai menggunakan elektrisitas untuk memperkuat suara pada chamber, ditemukan pada pertengahan abad dan merupakan bagian dari revolusi musik Rock and Roll dan distorsi suaranya.

Kini pembuatan gitar telah terpengaruh oleh teknologi elektrik. Sehingga diharapkan perkembangan teknologi digital berperan besar dalam evolusi gitar. Ketika perancangan suara secara konvensional sudah dilakukan menggunakan perangkat lunak digital, instrumen digital yang ekspresif sudah mulai muncul. Sebagai contoh adalah gitar Line 6 Variax, mempunyai beberapa variasi suara dari akustik klasik dan elektrik hingga sitar dan banjo. Pengguna hanya tinggal menghubungkannya ke computer dan memainkan nada yang telah dipilih. Contoh lain adalah VG Stratocaster, sebuah gitar hybrid dan elektrik.




Desain 3 dimensi, suara, maupun perangkat lunak music digital sekarang sudah menjadi lebih umum dan mudah digunakan. Kombinasi ketiganya akan menghasilkan kemungkinan dalam perancangan, simulasi dan mencetak obyek sesuai dengan karakter akustik yang dikehendaki. Kami percaya bahwa masa depan gitar terletak pada hubungan antara perancangan suara digital dengan pengalaman akustik yang dirasakan. Pemrosesan secara digital dapat menciptakan pilihan baru dalam perancangan suara, dimana bagian akustik dari instrumen akan memberikan kemudahan berekspresi dan keunikan nada.

Sumber

 

blogger templates | Blogger