|
|---|
Tuesday, March 1, 2011
The Spiritual Pitfalls of an Online Existence|Faith and Facebook
0 comments Posted by reank at 3:40 AMThe Facebook phenomenon is an interesting one. In each and every one of us is an ego. It is the part of ourselves that must be suppressed (if we are to avoid Anakin's fate of turning to the dark side, that is). The danger of feeding the ego is that, as the ego is fed, it becomes strong. When it becomes strong, it begins to rule us.
The ego is the part of us that loves power. It is the part that loves to be seen, recognized, praised, and adored. Facebook provides a powerful platform for this. It provides a platform by which every word, picture, or thought I have can be seen, praised, 'liked'. As a result, I begin to seek this. But then it doesn't just stay in the cyber world. I begin even to live my life with this visibility in mind. Suddenly, I live every experience, every photo, every thought, as if it's being watched, because in the back of my mind I'm thinking, "I'll put it on Facebook." This creates a very interesting state of being, almost a constant sense that I am living my life on display. I become ever conscious of being watched, because everything can be put up on Facebook for others to see and comment on.
More importantly, it creates a false sense of self-importance, where every insignificant move I make is of international importance. Soon I become the focus, the one on display. The message is: I am so important. My life is so important. Every move I make is so important. The result becomes an even stronger me-focused world, where I am at the center.
As it turns out, this result is diametrically opposed to the Reality of spiritual existence. The goal of that existence is to realize the Truth of God's greatness and my own insignificance and need before Him. The goal is to take myself out of the center and put Him there instead. But Facebook perpetuates the illusion of the exact opposite. It strengthens my belief that because of my own importance, every inconsequential move or thought should be on display. Suddenly what I ate for breakfast or bought at the grocery store is news important enough to publish. When I put up a picture, I wait for compliments; I wait for acknowledgement and recognition. With the number of likes or comments, even physical beauty becomes something that can now be quantified. When I put up a post, I wait for it to be 'liked'. And I am ever conscious of -- and even compete in -- the number of "friends" I have. (Friends, here, is in quotation marks because no one knows 80% of their "friends" on Facebook.)
Labels: Ego, Eogtism, Facebook, God, Internet, Online Profile, Religion, Religion News, Social Networking, Spirituality, Technology
Friday, October 23, 2009

Facebook? siapa yang tidak tahu. Ternyata pendapatan situs ini hampir menyamai kekayaan google. Situs yang sudah menjamur ke berbagai lapisan masyarakat ini ternyata telah membuat si pemilik facebook Mark Zuckerberg menjadi milyalder muda di usia 25 tahun. Pada awalnya Zuckerberg menciptakan Facebook saat ia duduk di bangku kuliah sebagai mahasiswa psikologi di universitas Harvard, Amerika Serikat (AS).
Karena backgroundnya psikologi, ia suka membuat situs sosial. Meski situs pertamanya Coursematch.com tidak begitu terkenal, ia kemudian menciptakan Facemash. Pada saat usianya 20 tahun, pemuda kelahiran 14 Mei 1984 ini kemudian meluncurkan “the Facebook” yang khusus menerima anggota mahasiswa Universitas Harvard. Nama tersebut mengikuti daftar yang diisi mahasiswa dan seluruh staf universitas Harvard.
Kurang lebih dua hari setelah diluncurkan, sudah banyak mahasiswa yang menjadi anggota. Dalam beberapa bulan sudah lebih dari 2000 orang yang yang menjadi anggota termasuk warga Harvard. Dari sinilah kesuksessan Zuckerberg berawal. Sedikit demi sedikit situs ini merambah ke berbagai penjuru negara bahkan negara ini.
Banyaknya pengguna facebook tentu saja menarik perhatian advertiser. Dan disinilah titik balik kehidupan Mark Zuckerberg yang saat ini sebagai orang terkaya ke-321 di dunia versi majalah Forbes. Nilai kekayaannya diperkirakan mencapai 1,5 milyar dolar AS atau sekitar Rp.17,4 Trilyun ! Kekayaan sebesar itu tentu luar biasa untuk ukuran pemuda yang baru berusia 25 tahun. Apalagi dia ternyata tidak tamat kuliah alias drop out.
Sumber:http://blog-artikel-menarik.blogspot.com/2009/10/keuntungan-facebook-menembus-rp-174.html
Wednesday, October 21, 2009
Berikut ini adalah 7 besar kriminal-kriminal di dunia maya, meskipun nama-nama mereka adalah samaran, tapi mereka nyata adanya.
1. Kodiak
Tahun 1994, Kodiak mengakses rekening dari beberapa pelanggan perusahaan besar pada bank utama dan mentransfer dana ke rekening yang telah disiapkan oleh kaki tangan mereka di Finlandia, Amerika Serikat, Jerman, Israel dan Inggris. Dalam tahun 2005, dia dijatuhi hukuman dan dipenjara selama tiga tahun. Diperkirakan Kodiak telah mencuri sebesar 10,7 juta dollar.
2. Don Fanucci
Di usia 15 tahun, Don Fanucci melakukan suatu rangkaian serangan pada bulan Februari 2000 terhadap beberapa situs web komersil ber-traffick tinggi. Dia dihukum tahanan kota di tempat tinggalnya, Montreal, Quebec, pada 12 September 2001 selama delapan bulan dengan penjagaan terbuka, satu tahun masa percobaan, pembatasan pemakaian Internet, dan denda. Kerusakan ekonomi secara global sebagai akibat serangan-serangannya itu diyakini mencapai 7,5 juta hingga 1,2 milyar dollar.
3. Pox
Salah satu pencipta virus e-mail “Love Bug” (iloveyou), Pox, diduga telah menginfeksi dan melumpuhkan lebih dari 50 juta komputer dan jaringan pada 4 Mei 2000. Virus tersebut juga menyerang komputer-komputer milik Pentagon, CIA dan organisasi-organisasi besar lainnya dan menyebabkan kerugian berjuta-juta dolar akibat kerusakan-kerusakan. Karena Pilipina tidak mempunyai undang-undang yang melawan kejahatan hacking komputer, Fox tidak pernah didakwa atas kejahatan-kejahatannya.
4. Mishkal
Mishkal dituduh sebagai salah satu godfather pemalsu kartu kredit di Eropa Timur. Dia dan rekanan-rekanannya dituduh memproduksi secara masal kartu kredit dan debet palsu. Pada satu titik, mereka dilaporkan memiliki pendapatan hingga 100.000 dollar per hari. Dia ditangkap namun kemudian dibebaskan setelah enam bulan ditahan, dan dengan segera dicarikan kedudukan di pemerintahan Ukrainia – sebuah posisi yang akan memberikan kepadanya kekebalan otomatis dari penuntutan lebih lanjut.
5. The Wiz dan Piotrek
The Wiz, 23 tahun, dan Piotrek, 27 tahun, dari Chelyabinsk, Rusia, dihukum untuk sejumlah tuntutan perkomplotan, berbagai kejahatan komputer, dan penipuan mengikat melawan lembaga-lembaga keuangan di Seattle, Los Angeles dan Texas. Di antaranya, mereka mencuri database dari sekitar 50.000 kartu kredit. Keduanya didenda dan dihukum sedikitnya tiga tahun penjara.
6. Roper, Red_Skwyre, dan Dragov
Tiga orang ini adalah inti dari jaringan kejahatan dunia maya dengan memeras uang dari bank-bank, Kasino-kasino internet, dan berbagai bisnis berbasis web lainnya. Strategi mereka sederhana, yakni meng-hack dan menahan proses transaksi rekening untuk sebuah tebusan sebesar 40.000 dollar. Didakwa menyebabkan kerusakan langsung lebih dari 2 juta poundstarling dan kerusakan-kerusakan tidak langsung sekitar 40 juta poundstarling. Dalam bulan Oktober 2007, trio itu dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman delapan tahun penjara.
7. Bandit
Bandit memanipulasi kira-kira 500.000 komputer dan menyewakannya untuk aktivitas kejahatan. Dia ditangkap pada bulan November 2005 dalam sebuah operasi FBI, dan dihukum 60 bulan penjara, dan diperintahkan untuk menyerahkan sebuah mobil mewahnya seharga 58.000 dollar yang berasal dari hasil kejahatannya. Dia juga diperintahkan untuk membayar 15.000 dollar sebagai ganti rugi kepada pemerintah Amerika Serikat untuk komputer-komputer militer yang terinfeksi.
Sumber:http://indonesiabreakingnewsonline.blogspot.com/2009/10/7-cyber-crime-terbesar-di-dunia.html
Friday, October 16, 2009
Hai Netters & inboxer semua!Kali ini gw mau ngebahas Game yang lagi booming niech, namanya Dragon Adopters.![]()
Kalian tau gak apa itu Dragon Adopters?Dragon Adopters adalah sebuah permainan mirip Game Tamagotchi (kalo kalian belum tau apa itu Tamagotchi, coba cari di Mr.Google aja ya?
) yang berupa naga-naga & dinosaurus yang bisa kalian pilih elemen & jenisnya secara online!
Yach, intinya setelah mendaftar, kalian akan diharuskan untuk mengadopsi 1 jenis naga atau dinosaurus yang kalian suka, dan kalian harus membesarkannya dengan cara diberi makan secara teratur
, dipakaikan item-item yang bermanfaat, & yang gak kalah pentingnya kalian harus rutin mengujunginya secara teratur
.
Pada awal permainan, naga atau dino kalian hanya akan berupa telur, jadi gak perlu dikasih makan.Pemberian makanan hanya jika telur sudah menetas (proses menetasnya telur membutuhkan beberapa hari).Setelah menetas, rawatlah naga kalian dengan sebaik-baiknya agar bisa menghasilkan aura & naik level.Setiap naga atau dino kalian mencapai level 30, kalian secara otomatis akan memperoleh telur lagi yang bisa kalian pilih jenisnya untuk diadopsi.![]()
Gimana?Netters & Inboxer tertarik mencoba?Kalo iya, daftar sekarang juga di www.dragonadopters.com, atau kalo kalian mau ngeliat seperti apa Dragon Adopters bisa melihat profil Dragon Adopters "Editor", klik ke www.pujisetiadi.dragonadopters.com.
Dragon Adopters 2.0
Selagi gw lagi bikin postingan ini, ada kabar gembira lainnya.Dragon Adopters 2.0 akan diluncurkan tanggal 16 Oktober 2009!!
So, bersiaplah untuk menjadi seorang Dragon Adopters yang terhebat di dunia!![]()
Labels: Games, Internet, Komputer, Online, Pengumuman, Profil Pribadi Editor, Selular, Teknologi, Unik




















